Rabu, 30 Juni 2010

Death Note Kembali Makan Korban....




Yagami Light memang sudah tiada. Sepak terjangnya kira sang pembunuh pun sudah usai. Demikian pula death note alias buku kematiannya yang igunakannya sebagai senjata untuk menyingkirkan orang jahat didunia hanya tinggal sejarah.
Meski empat tahun lalu death note mati dengan abadinya, teror yang ditimbulkannya tetap ada. Death note tetap makan korban. Kalau dulu korbannya adalah para penjahat dan penegak hukum yang berseberangan dengan Light, kini Death Note menjerat pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMU.
Sejak kisah Death Note rekaan Ooba Tsugumi dan Obata Takeshi mengguncang dunia manga pada tahun 2004 yang lalu, beberapa kasus yang berhubungan dengan buku kematian itu kembali menyeruak. Semuanya melibatkan pelajar.
Korban terbaru adalah pelajar yang usianya 14tahun yang tidak dapat disebutkan namanya asal Owosso, Michigan, AS. Harian The Argus-Press melaporkan pelajar SMP itu diskors pihak sekolah gara-gara “Death Note”. Seorang temannya menemukan “Death Note” milik pelajar tersebut yang kemudian diserahkannya kepada pihak guru yang kemudian diberikan kepada administrator sekolah pada 23 Maret lalu.
Pihak sekolah menanggapi serius penemuan “Death Note” tersebut. Kasus itu dilaporkan kepada polisi dan kini kantor jaksa wilayah tengah menanganinya. Kepala Deputi Departemen Kepolisian Owosso Michael Rau mengungkapkan, sang bocah menulis dua teman sekolahnya lengkap dengan waktu “kematian” dalam “Death Note” tersebut. Meski demikian, Kepala Sekolah Rich Collins menyatakan bahwa dirinya percaya tak ada seorang pelajar pun yang berada dalam bahaya pascainsiden “Death Note”. Ini bukan kali pertama death note menjatuhkan korban. Terhitung sejak 2007, death note telah menodai hidup beberapa orang pelajar AS. Sebagian hanya dihukum skors, sedangkan dua orang dikeluarkan dari sekolah.
Di Belgia, penjahat meninggalkan pesan yang dikaitkan dengan Death Note ditempat kejadian perkara. Namun, polisi gagal mengidentifikasi pelaku atau keterkaitannya dengan manga Death Note.
Sebagaimana diketahui, death note merupakan buku dari dunia shinigami (dewa kematian) yang digunakan untuk mencabut nyawa manusia. Cara kerjanya, cukup menuliskan nama lengkap orang yang hendak diambil namanya di death note sambil membayangkan wajah korban. Bila sebab kematian tidak ditulis, korban akan tewas karena sebab serangan jantung.

Korban Death Note
November.. 2007
Seorang pelajar SMU di Franklin Military Academy, Richmond, Virginia, dikenai sanksi skors.
Maret.. 2008
Seorang pelajar hartsville Middle School, South Carolina, dikeluarkan dari sekolah.
April.. 2008
Dua orang pelajar kelas VI SD di Gadsen, Alabama, dikenai sanksi skors.
Mei 2008..
Empat orang pelaja Kopachuck Middle School dihukum skors, satu orang dikeluarkan.
Desember 2009
Dua orang pelajar Andrew John son Elementary School dikenai sanksi skors.
Maret 2010
Seorang pelajar Michigan Middle School dikena sanksi skors.

Source: Banjarmasin Post...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar